Benar-benar di luar nalar kelakuan mereka. Entah ide siapa, sampai kepikiran menggondol pintu kamar pengantin. Tadinya Langit masih positive thinking, mengira para sepupu laknatnya itu hanya bercanda. Paling nanti juga dikembalikan. Ternyata tidak! Dari pagi mereka datang dan terus masih betah di rumahnya sampai malam. Bahkan, membuat after party di ruang santai depan kamarnya di lantai dua. Nova mendatangkan banyak makanan dari restorannya. Seabrek durian juga di sana, sampai baunya menyebar kemana-mana. Padahal belum mulai dibelah. Langit hanya gedek melihat keempat bocah seuprit itu bermain di kamarnya. Ibra dan Freya sendiri sudah angkat tangan. Soal konyol, mereka memang tidak ada obat. Tidak berniat menegur, karena Ibra pun pernah muda dan melakukan hal konyol serupa. Dulu kalau ada

