Bab 145. Cinta Dalam Diam

1746 Kata

Tuh kan! Pasti ada saja ulah mereka. Nggak yang tua, nggak yang bocil selalu konyol kelakuannya. Kim si buaya gondrong bertubuh kekar penuh tato, bisa-bisanya takut setengah mati ke Barbar. Iya, memang angsa Nes itu keranjingan poll. Bongsor dan galaknya amit-amit. Tidak ada yang dia takuti kecuali Jingga. Lebih ngeselin lagi, karena sudah seperti anak di keluarga Lin, mereka sungkan kalau mau balas gebukin si angsa kurang ajar itu. Jangankan orang lain, Biru saja yang sering usil ke Barbar dan Juweh kena amuk mamanya kok! Apesnya Titan, belum juga masuk rumah sudah babak belur ditabrak dan ditindih mereka. Luka di perutnya berdarah-darah, bibirnya juga jontor. Bukan dicipok, tapi kena hantam gigi Ruth. Serius, sampai ada luka sobek di bibir atas. Darah mengucur membuat Ruth dan Kim makin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN