"Barusan telepon dari Kak Rafli, Kak?” tanya Tasha. "Iya. Nggak jelas dia itu." Zee menaruh ponselnya di atas meja. "Aneh hari ini." "Dia suka Kak Zee nggak, sih? Aku mikirnya gitu dari tadi.” "Suka? Mana ada. Dia itu cuma iseng aja gangguin, nggak suka lihat orang seneng kayaknya." Tasha menggeleng. Tidak, menurutku tingkah Rafli hari ini bukan sekedar iseng semata. Dari kemarin malam Tasha diam-diam menyimak interaksi Zee dan Rafli. Dan Tasha bisa menilai jika lelaki itu caper kepada Zee. Sosok yang berusia 2 tahun di atas Zee itu, terlihat sekali seperti bocah yang sedang mencari perhatian dengan berbagai macam cara. Tapi, tidak mau mengakui. Atau, belum menyadari perasaannya? Kelihatan sekali jika Rafli itu juga cemburu saat Zee sedang bercengkerama bersama Bayu. Tasha geleng-gelen

