Rafli tiba di bandara dan di sana kedatangannya disambut oleh Meta yang sudah tiba lebih dulu. Baru sebulan belakangan ini mereka go public setelah sebelumnya sama-sama sepakat untuk diam-diam saja berpacaran, jadi masih hangat-hangatnya berita yang menyoroti mereka. Rafli mengenakan hoodie dan topi serta masker saat ini, tetap tak ingin terlalu disorot ketika sedang bersama kekasih. Meta sekarang tak masalah jadi sorotan, dia ingin seluruh dunia tahu bahwa Rafli adalah kekasihnya. Memukul mundur banyak perempuan yang menginginkan lelaki itu. "Yaah... LDR lagi." Meta mengerucutkan bibirnya—merajuk manja. Merasa berat rasanya hendak LDR lagi karena sebulan belakangan ini pertemuan mereka cukup intens. Meta sedang kasmaran, di love boombing oleh Rafli membuatnya melayang. "Apa aku batalin

