"Lo kenapa, sih? Lagi kesel sama gue? Ada salah apa lagi gue sama lo?" tanya Rafli kepada Liora, usai makan malam. Orang tua mereka telah selesai duluan—beranjak dari meja makan, sedangkan Liora dan Rafli belum kelar. Rafli sengaja makan lebih lama karena ingin mengobrol dengan adiknya itu. Pasalnya, sejak pulang kerja tadi Rafli mendapati Liora yang menatap sinis padanya. Menyelonong begitu saja begitu dirinya membukakan pintu rumah. Menaiki tangga begitu saja tanpa menoleh ketika dipanggil olehnya. “Apa ada hubungannya lagi sama teman lo?” "Lagi muak aja sama lo," jawab Liora ketus. "Kenapa lagi deh?” "Cewek mana lagi yang lo deketin? Lagi rame tuh! Astaga, lo nggak capek apa gonta-ganti pacar mulu? Nanti gue yang kena karmanya, gimana? Au ah, sebel banget gue sama lo, Kak. Si mama d

