Ekstra Part 22

2456 Kata

“I love you, sayangnya Mama...” bisik Reema sambil terus memandangi wajah Avareen, bibirnya tampak bergerak kecil lalu menguap pelan. Keringat tipis muncul di keningnya setelah kenyang habis menyusu. “Sudah kenyang, nanti bagian Revaya ya, Kakak.” Reema mengambil kain bersih dan lembut, mengusap pelan keringatnya. Lalu kembali memandanginya, baru hari kedua... dan setiap detiknya Reema jatuh cinta pada Avareen dan Revaya. Ia menaikkan sedikit untuk mencium keningnya. Pemandangan yang tidak ingin Dante lewati dari tempat duduknya, ia mengangkat laptop dan memindahkannya. Lalu melangkah mendekat sambil bicara, “Avareen laki-laki yang enggak bisa buatku cemburu, walau kini aku harus membagi kamu dengannya.” Sudut bibir Reema tertarik, “Kak Ava dengar enggak? Papa bilang apa? Iya Papamu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN