Reema terbangun mendapati pagi yang masih gelap, tetapi Dante sudah tidak ada disisinya. Ia segera duduk, mengusap wajah dan merapikan rambutnya sambil menatap sekitar kamar dan menemukan Dante berdiri dekat ranjang bayi yang ada dikamar mereka. Jadi, saat malam si kembar akan tidur di sana, satu kamar dengannya meski ada Suster Davi. “Sayang,” panggil Reema. Dante menoleh, tersenyum kecil. “Si kembar bangun, sayang?” “Belum, mereka anteng sekali malah.” Si kembar sempat bangun sekitar jam dua, haus dan ada yang popoknya penuh. Lalu tidur lagi. “Terus kamu dari jam berapa?” “Belum lama,” pengakuannya. Reema tahu alasan Dante, hari ini Papi operasi. Dante sejak semalam tidak bisa tidur. Gelisah sekali suaminya meski tidak mengatakan. Saat mau tidur, Dante belum tidur dan pilih me

