Ekstra Part 8

2924 Kata

Reema pikir hanya keinginan sekilas melihat mangga yang belum benar-benar siap dipetik dipohon belakang rumah Bapak, tapi ternyata ia benar-benar menginginkan. Dari balkon kamarnya saja, pandangannya sudah kembali ke sana. Terus memerhatikan sambil menelan ludah sendiri. “Jangan Bapak yang ambil, pokoknya tunggu suamiku pulang.” Kata Reema dengan gigih. Sejak tadi Bapak sudah siap ambilkan atau ia minta bantuan kerabatnya. Pohonnya cukup tinggi. “Biar saya saja, Bu.” Kata Mona, sudah kembali sejak tadi membawakan hadiah untuk anak Utari walau karena hujan, Reema belum jadi pergi ke tempat temannya. Kening Reema mengernyit, kemudian menggeleng pelan “memang kamu bisa manjat?” “Bisa bu—“ “Walau bisa, saya maunya diambilkan sama suami saja.” Potong Reema cepat. “Dia mau mengerjai su

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN