"Aku rasa kita harus bicara soal anakmu, Dante. Aku tidak tahu apakah kamu tahu, tapi malam itu ia datang tidak sendiri. Aku… aku merasa sedikit dipermainkan. Putriku dibuat seakan menghadiri pertemuan bisnis, tidak sesuai dengan ucapanmu!” “Apa maksudmu? Apa yang putraku lakukan, Fia? Kamu terdengar begitu tersinggung—“ “Dante membawa perempuan lain di pertemuan yang harusnya hanya ada Dante dan Ave! Setelah susah payah kubujuk, Ave merasa kecewa." Mami meremas tangannya, ketegangan langsung muncul diraut wajahnya “aku minta maaf, aku akan bicara pada Dante—“ “Terserah, tapi aku tidak mau meneruskan rencana ini. Termasuk bekerjasama dalam bisnis apa pun.” Mami duduk di sofa empuk ruang tamu rumah besar itu dengan wajah menegang, masih menahan emosi setelah telepon terakhir dari F

