Part 62. Presure

1820 Kata

Kesabaran itu tidak ada batasnya.  *** Berkali-kali Naya mengingatkan hatinya untuk bersabar menghadapi apa yang terjadi dalam hidupnya. Ketenangan yang mulai terganggu, setelah pertemuannya kembali dengan sang mantan. Apalagi, saat ini, dia juga tidak bisa menolak permintaan atasannya untuk mengurus proyek di Lombok. Bukan karena dia sudah melupakan kekecewaan, dan juga sakit hatinya pada mantan suaminya. BUKAN. Kekecewaan, dan rasa sakit hati masih mendiami hati Naya—walaupun sempat teralih karena kesibukan, dan juga hadirnya Naka dalam hidupnya. Namun saat kembali bertemu dengan sosok tersebut, rasa yang sebelumnya terkubur itu—bangkit lagi. Lalu kenapa Naya tidak melawan atasannya? Kenapa wanita itu tidak menolaknya? Jawabannya adalah karena nurani, dan juga loyalitasnya sebagai seor

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN