Bab 54

1485 Kata

Bab 54. Jejak Emas sang Pengkhianat Perahu itu membelah ombak dengan ritme yang lambat. Rhea berdiri di kemudi, matanya yang terbiasa dengan kegelapan menyapu cakrawala. Ia menggunakan sonar pasif untuk mendeteksi keberadaan patroli pesisir Portugal. Ia tahu Mendes tidak akan membiarkan jalur laut tidak terjaga. "Rafiel, aku sudah di air," bisik Rhea ke radio satelitnya. "Aku melihatmu di radar thermal, Ibu," suara Rafiel terdengar di tengah desing peluru yang masih riuh di latar belakang. "Ada dua kapal patroli kelas cepat bergerak dari arah Cascais. Mereka menutup jalur menuju perairan internasional. Kau harus memutar melalui tanjung berbatu di sebelah barat." "Itu jalur bunuh diri, Rafiel. Arusnya terlalu kuat untuk perahu ini," protes Rhea. "Itu satu-satunya jalur yang tidak mere

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN