Marco memang telah memaksanya menikah. Tapi Marco sudah bersabar selama berbulan-bulan, selalu ada untuk Laura di setiap rasa panik datang. Dua kali dia memeluknya di ruang praktik dokter kandungan. Marco memiliki kode moral tentang menikahi seorang perawan, yang dia kesampingkan demi menikahinya. Jika Laura tetap tinggal di rumah, ibunya akan menikahkannya dengan pria pertama yang mau menerimanya, kemungkinan besar seorang duda, yang akan memukulnya setiap kali Laura menolak memuaskannya. Jika Marco menggenggam tangannya, dia bisa melalui presentasi itu, apa pun bentuknya nanti. Laura memejamkan mata dan bersiap untuk mendengarkan. “Apa aku akan aman saat presentasi itu?” “Dengan nyawaku sebagai jaminan.” “Apa yang harus kulakukan?” “Tidak ada. Itu tugasku. Aku hanya perlu menunjukka

