Saat Marco menghentikan mobil di depan sebuah rumah kecil, Laura merasa bingung. Tempat itu kecil, dikelilingi pagar tinggi dan penghalang listrik. Terlihat seperti benteng kecil. "Siapa yang tinggal di sini?" "Tidak ada, ini bagian dari peternakan." Di dalam, dia mengamati sekeliling. Tempatnya bergaya rustic, dengan tempat tidur kayu di tengah, ada perapian yang dinyalakan Marco dengan mudah. Ada kamar mandi di kejauhan, tirai berwarna-warni seperti yang dia suka, dan bantal di atas karpet. Saat Marco mendekat, Laura mundur selangkah. "Marco." Bahaya dan sensualitas di matanya sangat mengguncang jiwa. "Katakan, sayang." "Apa ini tempat di mana kau pernah bertemu dengan orang lain diam-diam?" "Tidak, aku tidak pernah membawa wanita lain ke sini. Aku membangunnya untukmu. Di pete

