Selamat Datang

1263 Kata

Laura akhirnya tertidur lelap, terbangun karena suara sumpah serapah, tau itu suara Marco, tapi dia sadar Marco tidak sendirian. Dia ketahuan hampir telanjang di ruang tamu. Dia tetap menutup matanya; ketika kau berada dalam perang yang tidak bisa kau menangkan, hal terbaik yang bisa dilakukan adalah berpura-pura tidak bersalah. Laura tidak bermaksud jahat. Dia yakin wajahnya semerah tomat, dan dia tau dia dalam masalah besar. Orang yang bersama Marco diusir dari ruangan dan diancam akan dibunuh jika berani melihat ke arahnya. Saat pintu dibanting, dia bersiap-siap. "Buka matamu, aku tau kau sudah bangun." Laura duduk perlahan. "Aku merindukanmu. Aku khawatir, kau tidak menelepon lagi." Dia tau Marco tidak akan merespons. Seolah-olah serigala yang kembali, bukan manusia. "Untung ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN