Ella terbangun dengan tubuh pegal, dengan lengan Javier yang kuat melingkari pinggangnya. Apakah ia masih tidur, atau hanya berpura‑pura? Javier adalah orang yang tidurnya sangat ringan, perubahan napas saja bisa membuatnya terbangun, namun saat itu ia tetap memeluk Ella erat, tidur dengan lelap. Dengan hati‑hati, Ella bangun dan pergi ke kamar mandi. Di bawah pancuran, ia melihat bekas jemari di pinggulnya, dan bagian pribadinya masih terasa sensitif. Meski begitu, ia merasa tak bisa menyangkal bahwa dirinya puas. Ia mengambil sampo dan mulai mencuci rambut. Dengan mata terpejam, ia terkejut ketika merasakan lengan merangkulnya dari belakang, membuatnya menjerit tanpa sengaja. “Itu aku. Kau takut?” kata Javier. “Bukan… kau kan masih tidur.” “Ya, sudah lama aku tidak tidur selelap itu.

