Terjebak Situasi

2262 Kata

“Aku cantik gak, Mas?” Marsha berdiri di depan cermin tinggi di kamar mereka, sedikit memutar badan. Hari itu ia tampil sebagai pembicara tamu di kampus sebagai figur yang diundang khusus untuk berbicara tentang lingkungan dan jurnalisme publik. Gaun panjang warna biru laut jatuh rapi mengikuti tubuhnya, sederhana tapi elegan, dipadukan dengan blazer tipis warna gading. Rambutnya disanggul rendah, rapi tanpa terkesan kaku. Wajahnya hanya dipoles ringan dengan alis rapi, lipstik warna nude hangat, dan mata yang bersinar percaya diri. Di ranjang, Kalandra bersandar setengah berbaring, punggungnya ditopang bantal. Masih memakai piyama tidur. Wajahnya pucat, jelas demamnya belum sepenuhnya turun. Namun begitu matanya menangkap sosok Marsha, ia langsung mengacungkan jempol tinggi-tinggi. “C

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN