Extra Part 18 - Teman Baru

2650 Kata

“Lo gila atau mabok, sih? Gue nggak merasa tidur sama lo, tapi kenapa lo menuntut tanggung jawab sama gue?” kesal Aro pada seseorang di seberang telepon sana. “Sintingnya, lo juga nemuin kakak gue. Gila emang,” tambah pria itu. “Ar, aku yakin ini anak kamu. Sekarang terbukti kamu menghindari, kamu kabur. Sekarang aku tanya ... kamu ada di mana?” “Kenapa gue ngasih tahu lo? Lo nggak berhak tahu gue ada di mana!” “Aku hamil dan ini anak kamu.” “Kapan gue tidur sama lo? Ada bukti nggak, kita ena-ena? Enggak bisa jawab, kan, lo?!” “Aku minta tolong banget sama kamu, Ar. Cuma kamu yang aku mau buat nikahin aku.” “Gue memang pernah pacaran sama lo, tapi kita belum ngapa-ngapain woy! Lo keburu hamil sama cowok lain dan bisa-bisanya kepikiran jebak gue buat bertanggung jawab. Sialan banget!

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN