Secerah Mentari Pagi

1181 Kata

“Eughhhh, Sayang!!!” Indira mengeluarkan keahliannya dalam hal urusan ranjang untuk menyenangkan suaminya. Kini kedua tangannya, dia taruh pada pundak Ihsan sementara pinggulnya bergerak naik turun diatas paha sang suami. Pengantin baru itu kabur ke hotel tempat mereka menginap semalam dengan alasan akan mengambil koper. Meminta tolong asisten Indira untuk menjaga Kalila dan Safira yang tengah terlelap. Bukan hanya Ihsan saja yang ingin membahagiakan sang istri. Indira pun sama, dia ingin menyenangkan hati suaminya dengan cara memberikan enak-enak yang sejak kemarin diinginkannya. “Enak, Yang. Lebih cepat lagi!” kedua tangan Ihsan tak mau diam. Terus memainkan dan meremas dua benda yang bergelantung diatasnya. Sesuai permintaan suaminya Indira mempercepat gerakannya. Ihsan kembali men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN