Bab.145 Restu (Ending)

2230 Kata

Melewatkan bonus satu hari liburan di Singapura, Liam dan Shera akhirnya membawa Letta balik lagi ke Jakarta hari itu juga. Menyelesaikan masalah dengan Cello dan keluarganya bagi mereka jauh lebih penting. Biarpun minggatnya Letta sudah bikin semua orang kelimpungan, tapi paling tidak bisa jadi jalan damai drama kemarahan Liam. Lihat saja kedua kakak beradik yang sekarang sudah akur lagi itu. Padahal sejak kegep mesra dengan Cello kapan hari, Liam bahkan sama sekali tidak menggubrisnya. “Sini biar aku yang bawa!” Liam hendak mengambil tas berisi mainan yang Letta beli di dalam bandara buat oleh-oleh keponakannya dan juga Kenes. “Tidak usah,” geleng Letta. Sambil menyeret kopernya, Liam menggandeng tangan istrinya keluar dari pintu kedatangan. Capek, sudah pasti. Kalau dihitung-hitung L

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN