Bab.127 Keponakan Bermulut Racun

1414 Kata

Selain ingin pesta pernikahan yang sederhana, Shera juga menolak diberi seserahan oleh Liam. Bahkan, untuk mahar pun dia cuma minta yang simple. Baginya yang terpenting mereka berdua bisa menikah dalam suasana khidmat, dengan doa para keluarga juga sahabat. Beruntung mereka mendapat suport yang luar biasa dari keluarga, boss dan para sahabat hingga meski cuma dalam waktu dua minggu semua persiapan berjalan lancar. Tinggal menghitung hari, dan justru Liam yang sepertinya sudah tidak sabaran. “Yang ….” “Apa?” sahut Shera sembari menyimpan ponselnya setelah membalas pesan dari Letta. Sekarang mereka sedang di mall untuk mengambil cincin yang seminggu lalu dipesan. “Setelah menikah kamu nggak ingin gitu panggil aku, mas?” Shera yang menggelayut memeluk lengan Liam pun langsung menoleh me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN