Bab.138 Si Jaka Lepas Perjaka

1915 Kata

Seperti yang sudah mereka duga, pembicaraan antara orang tua Daren dan keluarga Nay tidak menemui titik temu. Satria yang memang sejak awal tidak menyukai keluarga Bastian, mana mau berbesanan dengan mereka. Jadi begitulah, lamaran dari pihak Daren ditolak mentah-mentah. Semua orang sudah berusaha membujuk papa Nay, tapi sayangnya tidak mempan. “Mau kemana?” Cello yang baru keluar dari toilet berteriak melihat Liam menuju pintu. “Tengok istriku sebentar,” sahutnya tanpa menoleh. “Haish, ini masih sore! Mana enak belah duren sekarang! Gitu banget si Jaka. Mentang-mentang sudah mode free.” Mulut Cello masih celometan. “Aku cicipi sebentar! Nanti aku kasih tahu gimana nikmatnya,” sahut Liam tertawa mendengar Daren dan Cello misuh-misuh. Suara mereka seketika senyap begitu pintu Liam tu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN