Pagi itu London agak terik, tapi anginnya masih terasa agak sejuk. Matahari memang belum sepenuhnya panas, tapi cahayanya cukup untuk membuat kaca - kaca bandara Heathrow berkilau. Clarissa menarik koper kecil miliknya sambil berjalan berdampingan dengan Mama Safira yang juga membawa beberapa barang, sedangkan Nadira dari di mobil tadi terus menggendong baby Arda, yang sejak tadi berceloteh ringan dan tidak sengaja membuat suasana menjadi riang. Hari ini Mama Safira, Clarissa dan baby Arda pulang ke Jakarta, akhirnya waktu yang terus dihitung mundur oleh Nadira, akhirnya tiba juga. Begitu mereka memasuki area keberangkatan internasional, Nadira langsung melihat keberadaan Reza yang sudah menunggu mereka di sini. Mereka memang janjian karena Reza mau ikut mengantarkan kakak dan keponakan

