Akhirnya...

2821 Kata

Tidak terasa, ini sudah masuk minggu terakhir Bian berada di Edinburgh. Hari-hari yang mereka lewati terasa seperti rangkaian cerita manis yang tidak habis dalam satu bab. Mereka berdua sering tertawa, saling bercanda, saling menghangatkan satu sama lain, hingga hampir lupa bahwa waktu terus berjalan ke arah kepulangan Bian. Semakin dekat hari itu, semakin sering mereka berbicara tentang cinta, tentang masa depan, tentang rasa takut dan berani, tentang harapan yang baru saja tumbuh tetapi terasa sangat kuat. Kadang Nadira takut membayangkan waktu setelah Bian kembali ke Jakarta, tapi setiap kali ia membuka mulut untuk menyampaikan ketakutannya, Bian selalu menenangkannya dengan cara yang paling lembut, paling Bian pokoknya. Namun, ada sesuatu yang Nadira sama sekali tidak duga akan terja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN