Rombongan Reza dan keluarganya tiba di Bandung sekitar pukul sepuluh pagi. Perjalanan dari Jakarta yang ditempuh sejak jam setengah tujuh tadi terasa cepat. Ada empat mobil dalam rombongan itu. Begitu memasuki kota, suasana langsung terasa berbeda bagi Reza. Ada sedikit ketegangan yang berusaha disamarkan, tetapi ada juga harapan yang diam - diam tumbuh. Ia tidak datang untuk sebuah acara yang sudah dipersiapkan matang seperti rencana semula. Ia datang untuk sesuatu yang jauh lebih sederhana, tetapi jauh lebih berarti. Mobil yang mereka tumpangi berhenti di depan rumah salah satu om Reza yang tinggal di Bandung. Rumah itu cukup luas untuk menampung rombongan sementara waktu. Begitu turun, mereka langsung disambut hangat oleh keluarga yang sudah lebih dulu bersiap. "Alhamdulillah, sudah

