Bukan Cuma Kamu

1713 Kata

Bian masuk ke rumah dengan langkah gontai, menarik koper kecilnya melewati foyer yang wangi lemongrass aroma khas yang selalu disemprotkan Mama Jani setiap pagi dan sore. Badannya pegal karena duduk terlalu lama, matanya perih karena hanya tidur dua jam di crew rest. Ia benar - benar membutuhkan kasur. Begitu melangkah ke ruang keluarga, ia terkejut mendapati kedua orang tuanya di sana. "Ma? Pap?" suara Bian terdengar serak, "habis darimana?" tanya Bian yang melihat orang tuanya masih pakai pakaian pergi. Mama Jani menoleh sambil melepas kacamatanya. "Loh, Aa' sudah sampai? Cepet banget. Tadi Mama baru balik dari rumah Aki." Papap Owka menutup layar ponselnya. "Gimana perjalanannya?" "Lumayan, Pap …" jawab Bian lalu duduk di sofa depan papap dan mamanya. "Belasan jam tetap aja bikin t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN