Bian sudah tidak sabar ingin segera sampai di rumah untuk bertemu dengan mamanya yang sudah pulang sejak tadi pagi dari Manchester. Bian masih menyimpan rasa penasaran karena sejak hari minggu yang lalu, tepatnya setelah mamanya berpisah dengan Nadira, percakapan mereka melalui telepon sangat singkat, hanya sekadar memberi kabar soal perjalanannya mamanya saja, tidak banyak bercerita soal Nadira lagi, padahal ia ingin mendengar cerita detail apa pun tentang pertemuan Nadira dengan Mamanya waktu di London itu. Bian ingin mendengar langsung bagaimana kesan pertama Mamanya terhadap Nadira. Tapi sayangnya dia harus bersabar dulu, mamanya sedang pelit informasi. Soal kepulangan mamanya tadi pagi saja Bian juga hanya melihat dari grup keluarga besar di mana Om Wika yang menyampaikan kabar bahwa

