Manjanya Bumil

1137 Kata

Si kembar sudah terlelap setelah drama rebutan boneka dinosaurus warna hijau yang katanya bisa bicara (padahal cuma mainan bersuara). Rumah Salwa dan Jiva mendadak seperti surga kecil yang sepi dari keributan—untuk sementara waktu. Salwa sedang duduk bersila di atas kasur, mengenakan piyama kembarannya dengan si kembar, lengkap dengan motif awan dan bulan. Di tangannya, sebongkah cokelat yang baru saja diselundupkan dari dapur. Sementara itu, Jiva sedang berjuang membuka bungkusan kacang kulit dengan wajah serius. “A’, sudah jam sepuluh. Kamu kayak bocah mau camping,” goda Salwa, melihat suaminya duduk bersila dengan tumpukan cemilan dan ekspresi penuh tekad. Jiva mengangkat alis. “Mumpung si kembar tidur, aku pengen menikmati malam romantis berdua istri tercinta.” Salwa cekikikan. “De

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN