57~SN

1425 Kata

“Kenapa mereka duduk di tempat lain?” Kirana mengerut dahi ketika melihat Mila duduk di meja lain bersama Atika dan Irsyad. Padahal, Kirana dan Mila pergi ke restoran untuk sarapan bersama-sama, tetapi gadis itu justru tidak bergabung dengannya. “Karena kita perlu bicara,” ucap Gavin. “Ohh ...” Kirana tertawa kecil. Mendadak merasa kikuk, karena kembali duduk berdua dengan Gavin. “Apa yang mau kita bicarakan?” “Tentang kita.” “Pak Gavin—” “Mas,” sela Gavin ingin Kirana mengubah panggilannya. “Harusnya jangan panggil pak lagi, karena kalau ada yang dengar, mereka bisa mikir yang lain-lain.” “Yaaa, masih aku usahakan,” ucap Kirana kemudian meminum jus jeruknya sebentar. “Karena masih nggak biasa.” “Dibiasakan, oke?” “Iya.” Gavin yang duduk di samping Kirana tersenyum lembut. “Jadi,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN