64~SN

1261 Kata

“Tunggu sebentar, ya,” ucap Djiwa sambil berlalu melewati meja Nila. Langkahnya tergesa, masuk ke ruangannya untuk mematikan komputer. Setelah memastikan semua selesai, ia mengemasi laptopnya yang tergeletak di meja, lalu kembali keluar menemui sang istri. “Sudah, Mas?” tanya Nila sambil memangku tas kerjanya. Bersiap pulang, jika Djiwa sudah menyelesaikan semua pekerjaannya hari ini. “Sudah, ayo.” Djiwa mengulurkan tangan kanannya dan tanpa ragu, Nila segera meraihnya dan berdiri. Jemari mereka bertaut erat, saling memberi kehangatan dalam situasi dan status yang sudah berbeda. Bersama, mereka berjalan menuju lift, meninggalkan kantor yang selama ini menjadi tempat Nila berkarir. “Besok, aku resmi jadi pengangguran,” keluh Nila dengan nada bercanda, meskipun ada sedikit rasa berat yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN