Bab 118. Waktu Pasti Berlalu

2342 Kata

Suasana sore begitu indah dengan langit yang dihiasi warna senja. Angin berhembus lembut memasuki kamar yang jendelanya terbuka lebar. Di sana terduduk seorang wanita tua dengan bandana biru yang menghiasi rambutnya yang tak lagi hitam. Di tangannya tengah menuliskan sebuah coretan pada buku yang terlihat sudah usang. Ada banyak hal yang Agatha tuliskan ketika ada rasa rindu menyelinap pada hati yang tak lagi memiliki kekuatan untuk merasakan debar apa pun. Rasa rindu yang setiap waktu seperti cambukan pada raga hingga terasa sangat menyesakkan. Bait pertama Agatha memulainya dengan sapaan yang manis. Sore Jay. Tidak, aku tidak akan bertanya apa kabarmu. Aku hanya ingin memberitahu apa yang selama ini aku lalui. Apa kau ingin mendengar? Entah dari mana aku bisa memulai, aku hanya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN