“Jadi …?” Karina mengangkat alis, menatap penuh tanya sang teman. “Apa kamu sudah mendengar kabar kalau mantanmu dulu akan menikah dua bulan lagi?” “Sumpah kaget banget waktu kemarin ketemu Nindia, dan dia cerita kalau pangeran terakhir keluarga Hutama sebentar lagi akan melepas masa lajangnya.” Karina tersenyum lebar. Sepasang matanya berbinar. Wanita itu menarik punggung ke depan, mengurangi jarak yang terbentang karena meja coffee shop. Dua tangannya sudah terlipat di atas meja. Sepasang mata wanita itu menatap sang teman. “Aku cerita ketemu kamu.” Runa mengerjap. Dia sedang mencerna cerita Karina. Wanita itu mengamati lekat-lekat sepasang mata sang teman yang tampak begitu akrab dengannya, seolah mereka ini memang sedekat itu. Sayangnya ia masih tidak mengingat kedekatan mereka.
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


