Dewa kesal sekali. Dia dipaksa mengantarkan gaun pengantin Jingga ke rumah Runa. Sedangkan calon istrinya itu justru pergi ke salon bersama dengan kakaknya, Mekka. Ia juga mendengar jika Tara, adik perempuannya akan menyusul mereka ke salon. Kali ini mereka tidak menggunakan salon pribadi yang ada di rumah orang tua mereka. Sementara mamanya? Yang ikut memaksanya itu, justru pergi bersama sang suami ke rumah kakak laki-lakinya. Ah, benar-benar menyebalkan. Dewa melirik telepon genggam yang berada di phone holder di atas dashboard. Layar benda itu menyala. Terlihat satu notifikasi pesan masuk. Masih sambil mengendalikan benda bundar di depannya menggunakan tangan kanan, tangan kiri pria itu bergerak, menekan satu pesan yang baru saja masuk dari nomor asing. Dewa tidak ragu membukanya, kar

