Pelangi merasa bersedih karena merindukan Daniel. Hanya Daniel yang selalu menemaninya dan mengajaknya bermain. Kondisinya sekarang membuatnya tidak bisa terlalu banyak bergerak dan beraktivitas seperti biasa. Selama ini hanya Daniel yang selalu menemaninya dibandingkan saudaranya yang lain. CEKLEK Danira membuka pintu kamar Pelangi dan melihatnya sedang merenung di meja belajarnya. "Sayang.. kamu kenapa tidak keluar dari kamar seharian ini? " tanya Danira seraya mendekatinya. "Pelangi kangen sama Daniel ma" jawab Pelangi sedih. Danira tau apa yang Pelangi rasakan saat ini. Dia bingung harus bagaimana mengatakannya karena takut akan terjadi sesuatu padanya jika dia memberitahunya. "Ma aku mau ketemu Daniel boleh? " tanya Pelangi. "Iya sayang tapi tidak sekarang ya. Daniel sekara

