Di tengah-tengah perkelahian mereka, sebenarnya Liora sudah cukup lelah karena Lorenzo bahkan berkelahi tanpa istirahat. Terakhir Liora terkejut dan tersudut di pohon. "Kau sudah kelelahan, apa kau tidak berniat ingin berhenti." Ucap Lorenzo tersenyum miring karena dia bahkan bisa mendengar dan melihat Liora yang mengatur nafasnya. "Tidak!" Ucap Liora namun Lorenzo semakin menekan tubuh Liora hingga tubuh mereka semakin dekat. Liora hanya diam saja bahkan ketika wajah Lorenzo mendekat ke arahnya. Bukannya menghindar, namun Liora malah membalas Lorenzo yang menciumnya dan mempermainkan bibirnya. "b******n, memang putramu itu." Arga ingin menghampiri putrinya yang sudah di sosor oleh Lorenzo namun Sean mnariknya dan membawanya ke dalam. "Diamlah, lebih baik kau ikut aku membahas pengi

