54 - Kemewahan Mengelilingi Alea 🔥

1569 Kata

Aku segera menarik diri dari Keano. Wajahku terasa panas. Aku menatap Nenek, mencoba mengirimkan sinyal bahwa leluconnya terlalu keras. "Ah, Nenek ini suka bercanda," kataku cepat, mencoba menertawakan situasi yang canggung itu. Nenek hanya menyeringai, tidak peduli dengan reaksi kami. "Sudah, Alea, Nenek tunggu di mobil. Sampai jumpa besok, Keano! Jangan nakal!" Aku membungkuk sebentar kepada Keano dan staf lainnya, lalu bergegas menyusul Nenek. Aku diantar Nenek pulang menggunakan mobil sedan hitam yang sama. Aku duduk di jok belakang, merasakan kelelahan yang luar biasa, tetapi juga kepuasan yang asing. Aku menunggu Nenek membuka topik tentang cucu laki-lakinya yang dia sebutkan tadi. Aku ingin segera menepis lelucon itu. Namun, sepanjang jalan Nenek tidak membahas tentang cucu lak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN