33 - Saling Membutuhkan

1159 Kata

Aku menatapnya, bingung antara frustrasi dan rasa bersalah yang kembali menyeruak. Hasratku seketika membeku. Aku menggeleng, menolak kesadarannya. "Nggak, Om. Nggak bisa!" Aku sudah terpancing. Aku amat terangsang. Aku tidak peduli dengan Vio, Alisa, atau bahkan kecelakaan tadi. Yang ada di benakku hanyalah kebutuhan untuk melupakan segalanya di dalam pelukan pria ini. "Aku nggak peduli, Om. Aku butuh kamu," mohonku, suaraku serak karena nafsu yang tak bisa kutahan. Kalandra memegang wajahku dengan kedua tangannya. Suaranya sangat lembut, namun terdengar serak dan mendalam. "Hei, lihat aku. Kamu baru saja sadar dari pingsan, Sayang. Kamu harus istirahat. Kita tidak bisa begini." "Aku nggak mau istirahat," bisikku, frustrasi. Aku meraih tangannya yang ada di samping tubuhnya, mengge

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN