80 - Ketukan Pintu Mengejutkan

1195 Kata

"Kamar kamu sudah disiapkan di lantai dua, tepat di sebelah kamar Nenek," ujar Nenek Marine. Suaranya terdengar lembut saat membimbingku menaiki tangga. Aku sempat mengira Nenek akan membawaku ke rumah sederhana di pinggiran kota. Ternyata dugaanku salah besar. Rumah ini adalah bangunan tua yang sangat megah dan mewah. Setiap sudutnya dipenuhi furnitur kayu yang mengkilap. Ada aroma bunga sedap malam yang wangi di sepanjang lorong, membuat suasana terasa sangat tenang namun juga berwibawa. "Nek, aku kira Nenek mau mengajakku ke rumah kost lama," gumamku sambil melihat sekeliling. Nenek tersenyum hangat. "Alea, kehadiranmu memberikan Nenek semangat baru untuk menata hidup Kalandra. Nenek sangat bersyukur kamu ada di sini sekarang." Aku melihat mata Nenek berkaca-kaca. Di bali

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN