56 - Nenek Marine Yang Misterius

1234 Kata

Aku mencoba menenangkan diri, menarik napas dalam-dalam. Aku tidak bisa menceritakan tentang Kalandra atau River. Aku harus punya tujuan lain malam ini, daripada hanya merenung di kamar kost. Aku menjauhkan diri sedikit dari Nenek, menyeka air mata yang masih membasahi pipi. Aku menatap Nenek dan berkata, "Cucu Nenek itu emangnya masih single?" Nenek Marine terdiam sejenak, lalu berbinar, menatapku dengan tatapan penuh arti. "Hem, single," jawab Nenek, senyumnya kembali lebar. "Dia itu tidak pernah dekat dengan wanita mana pun." Aku terdiam agak lama, mencerna informasi itu. "Oh, kalau begitu," kataku pelan, memantapkan tekad. "Apa aku boleh ikut ke pesta yang Nenek bilang itu?" Nenek Marine tersenyum, dia tampak antusias. "Kamu nggak sakit?" "Hem, aku cuman agak capek. Tapi, kalau

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN