Ketukan pintu di ruang rawat Saki itu membuat Dipta langsung beranjak dan membukanya, dia tersenyum melihat keluarganya datang. Dipta memilih membicarakan kondisi Saki di luar sebab Saki juga dalam keadaan lelap. “Bagaimana Saki, Ta?” Tanya Mama Laras, tatapannya sudah berubah khawatir, membuat Dipta menghela napas panjang. "Hasil pemeriksaannya menyatakan Saki mengalami Hipertensi Gestasional dan Fetal Distress yang dipicu stres berat, Ma." Laras langsung membekap mulutnya dengan air mata yang berlinang hebat. Ya Allah ... Dia kembali menjadi penyumbang stres berat yang dialami Saki. Wanita paruh baya itu merasa sangat menyesal karena kembali melakukan kesalahan fatal pada menantunya yang malang. “Saki sekarang sedang tidur, Ma. Dokter masih melakukan observasi.” Dipta membu

