Bab 100 | My Favorite Future

2354 Kata

Saki mengecup lembut kening Keina dengan hati yang membuncah penuh kebahagiaan. Sedang Dipta berada di sampingnya sambil menyuapi Saki. "ASI-ku masih sedikit, sepertinya, Mas." "Tidak apa-apa, Sayang. Kan, Keina juga tidak rewel dengan susuu formula. Dia anak yang pengertian akan kondisi Ibunya, jadi kamu jangan terus merasa terbebani, ya? Kondisi kamu masih harus dijaga, Sayang. Terutama mengurangi hal-hal negatif yang membebani pikiran." Dipta menyadari, semenjak melahirkan Saki menjadi lebih sensitif, mudah sedih dan uring-uringan, mungkin karena perasaan bersalahnya masih melekat di dadanya, perasaan bersalah karena tidak menceritakan kondisinya pada Dipta hingga harus berakhir melahirkan Keina lebih awal dan membuat bayi itu harus menginap di NICU. "Dan yang paling penting, tol

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN