124. Hidup Bahagia

1493 Kata

Apalagi yang aku inginkan dalam hidup ini selain memberikan kebahagiaan bagi orang-orang tersayang. Sejak mengambil alih usaha wedding organizer milik Rani, otomatis aku harus kembali menjalani profesi sebagai wanita karir yang dibebani oleh berbagai macam urusan pekerjaan. Meskipun demikian aku tak akan melupakan tugas dan tanggung jawab utama sebagai istri juga ibu dari seorang anak lelaki yang sangat tampan. Pagi ini saat mataku terbuka, pemandangan dua orang lelaki yang sangat aku cinta menjadi penyemangat sendiri dalam hidupku. Aku beringsut bangun dan menatap Radit yang masih bergelung di dalam pelukan sang papa. Ya, saat ini usia Radit sudah memasuki enam bulan. Karena semakin beranjak besar maka Radit sudah semakin aktif bergerak, sehingga aku dan Restu tak ingin mengambil resiko

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN