Setelah menunggu beberapa saat, suster itu kembali. Jeje tidak membuang waktu, dia langsung bertanya pada suster tentang keadaan istri dan anaknya. "Suster jadi gimana dengan istri saya? Kenapa suster malah masuk lagi dan tidak memberi tahu saya?" tanya Jeje. Suster itu tersenyum. "Selamat Pak, bayi dan ibunya selamat dan sehat." Sekujur tubuh Jeje terasa merinding. Seolah-olah seluruh penyakit yang ada di dalam dirinya sirna seketika. Air matanya tumpah dengan tubuh yang terasa agak lemas. Jeje jatuh tersungkur, dengan senyuman yang berpadu air mata. Keano memeluk saudaranya yang telah resmi menjadi seorang ayah itu. "Selamat Bang, gue bilang juga apa." Bahagia dirasakan seluruh keluarga Alea dan Jeje. Tuhan begitu baik pada keluarga mereka. Nikmat yang sangat luar biasa, ketakut

