Bab 86 : Kamu Sumber Kebahagiaan Saya

1375 Kata

Hati Alea hancur berkeping-keping. Kepergian sang bunda merupakan luka mendalam baginya. Padahal, Minggu lalu Alea masih sempat mengubungi bundanya, dan kata ayahnya, kondisi bundanya membaik. Bahkan, ayahnya bilang, bundanya juga ingin pergi berlibur ke Maldives. Pernikahannya dengan Jeje terjadi karena dia berharap kesembuhan bundanya. Tapi sekarang, bundanya malah pergi menghadap yang kuasa. "Bun, kenapa bunda nggak ajak Alea juga?" ucapnya dengan suara serak. Beberapa menit lalu dia baru saja mengantarkan bundanya ke peristirahatan terakhir. Ia meremas tanah kuburan yang masih bahas dengan perasaan pilu yang luar biasa. Tangisnya pecah tak tertahan. Tidak ada yang bisa menghapus kesedihannya, sekalipun itu Jeje, suaminya sendiri. "Maafin Alea, Bun. Sepertinya Alea udah gak bisa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN