Tiara tertidur pulas di d**a Abimana. Napasnya teratur, wajahnya tampak damai setelah badai emosi yang begitu besar. Abimana perlahan melepaskan diri tanpa membangunkannya. Ia meraih jubah tipis, menutup tubuhnya, lalu berjalan keluar ke balkon kamar. Udara malam Fiji terasa lembap dan hangat. Lampu-lampu dari kompleks vila hanya memantulkan cahaya lembut di permukaan laut yang tenang. Abimana menyalakan fitur panggilan internasional di ponselnya, menunggu nada sambung. Suara Dr. Vogel muncul tidak lama kemudian. Tenang, profesional, dan sedikit beraksen Eropa. βGood evening, Mr. Abimana. I assume this is regarding the news you sent earlier.β βYa, Dok. Saya ingin bicara lebih rinci,β jawab Abimana. Suaranya rendah namun tetap terkontrol. βTiara baru saja tertidur. I want to make sure I

