Penyangkalan Atau 🔥🔞

1885 Kata

Apa perlu saya masuki kamu lagi?" goda Abimana, nadanya rendah. "Supaya kamu tidak lagi berpikir tentang hal yang tidak perlu kamu pikirkan sama sekali." Tiara menggeleng pelan, namun matanya memancarkan rasa kagum yang tulus. Ia menyentuh lembut rahang tegas Abimana, jari-jarinya menyusuri otot yang keras. "Tidak perlu, Mas," bisik Tiara. "Aku hanya sedang memuja kamu." Tiara menyandarkan kepalanya ke d**a Abimana yang keras, mendengarkan detak jantung suaminya yang masih berdetak cepat. "Kamu terlalu jantan," lanjut Tiara, suaranya kini memuja. "Dengan segala hal yang kamu berikan untukku, kamu membuatku merasa sangat sempurna." Tiara kembali mendongak, matanya yang basah dan polos menatap Abimana. Ia memutuskan untuk tetap melontarkan pertanyaan yang menyakitkan itu, namun dikema

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN