Tujuh belas tahun telah berlalu, namun otoritas dan aura dominan di kediaman Abimana tidak pernah pudar. Pagi itu, suasana di bandara internasional terasa lebih berat dari biasanya. Keluarga kecil itu berkumpul untuk melepas keberangkatan Biantara, putra sulung mereka yang kini telah menjelma menjadi replika sempurna dari ayahnya. Di usianya yang baru menginjak 17 tahun, Biantara bukan sekadar remaja biasa. Biantara—atau yang akrab disapa Bian—bukanlah sekadar pemuda berbakat, ia adalah mahakarya genetika dari perpaduan ketegasan Abimana dan kelembutan Tiara. Di usianya yang baru tujuh belas tahun, Bian memiliki daya tarik yang mampu mengintimidasi sekaligus memikat siapa pun yang berada di radius pandangnya. Secara fisik, Bian tumbuh melampaui standar remaja seusianya. Tubuhnya tingg

