Perjalanan dari Villa menuju kediaman keluarga Naresh di dalam mobil itu cukup hening. Yang berbicara hanyalah Jeffry yang sesekali menawarkan dua perempuan yang ada di mobilnya apakah ingin sesuatu atau mampir di rest area. Sisanya hanya suara music dari tape mobil. Ketiga orang itu seolah sibuk dengan pikirannya masing-masing. Seperti Janna yang menyesal menawarkan poligami pada Sarita dan kini ia merasa Jeffry masih bersikap berbeda. Sepertinya ia masih marah dan kecewa pada Janna. Entah apa yang ada di dalam pikiran Jeffry dan Sarita dimasing-masing benak mereka. Sesampainya dirumah kediaman Naresh, Sarita langsung disambut dengan panggilan rindu Nani yang segera memeluknya erat sambil menangis. “Cuma kamu yang mama punya! Cuma kamu yang satu darah sama mama! Kalau ada apa-apa gim

