Jeffry menghela nafas panjang. Ia baru saja bertemu dengan kekasih hatinya Janna kini ia harus kembali terpisah. Mendengar cerita suaminya bahwa Sarita menghilang, ingin rasanya Janna mencaci maki Sarita diantara rasa cemasnya. Ia ingin marah karena Sarita selalu bertindak seperti anak kecil yang pergi menghilang jika ada masalah. Dan kini, lagi-lagi suaminya yang harus membereskan semuanya. Janna tak ingin Sarita dipermalukan seperti itu dan tak menyangka hal ini akan tersebar luas. Seharusnya ia merasa diatas angin, tapi bukan itu yang Janna inginkan. Ia hanya ingin Sarita segera ditemukan dalam keadaan selamat dan berusaha untuk bersikap dewasa. Agar ia bisa mendapatkan waktu dari suaminya yang saat ini selalu habis untuk mengurusi Sarita dan Nani. “Maafkan aku harus kembali ke Ja

