“Kau sedang apa?” Xander bertanya dengan dahi mengernyit, ia baru selesai mandi dan menemukan istrinya sibuk di depan lemari baju. “Aku mencarikan baju ganti untuk istrinya Jourell, yang mana ya yang jarang aku pakai?” sahut Serena dengan tangan yang sibuk memilah-milah. “Jarang kau pakai? Bukankah baju-baju itu cuma sekali kau pakai semua?” Xander hanya menyahut singkat dengan sebelah alis yang terangkat. Pastinya sudah paham tabiat istrinya yang tidak pernah memakai baju yang sama lebih dua kali, setiap tahun rasanya isi lemari itu sudah ganti semua. Serena melirik suaminya malas. “Kau cepatlah bersiap, aku sudah menyiapkan bajumu di sana. Setelah ini kita akan makan malam bersama menantu kita,” ucap Serena. “Sekarang?” “Ya sekarang, masa besok?" cibir Serena gregetan. “Aku rasa

