Sepuluh hari Raya dirawat dan selama itulah Nadia setiap hari datang menjenguk. Sehingga dia dan sukma menjadi akrab. Nadia tak canggung bersenda gurau bersama mereka layaknya keluarga. Namun, sikapnya menjadi canggung jika ada Hendra. Tatapan dan perhatian Hendra yang berbeda memabuat Nadia risih. Wanita itu merasa semua orang telah bersekongkol untuk mendekatkan mereka, termasuk ibunya sendiri. "Kamu mau ikut ke rumah?" tanya Hendra ketika mereka bersiap-siap hendak pulang. Raya sudah sehat dan pulih seperti sedia kala. Sehingga hari ini anak itu sudah boleh pulang. "Tapi sebentar aja ya, Mas. Aku kan harus jaga toko." "Toko terus yang ada dipikiran kamu. Anak-anak juga, Nad." "Anak-anak kamu, Mas." "Yaaa kan anakmu juga, Nad." Nadia membuang pandangan mendengar itu. Sementara

